UPAYA EDUKASI TENTANG ANEMIA PADA IBU HAMIL DI POSYANDU SRITANJUNG DI DUSUN NGRONGGI
Abstract
Latar belakang: Anemia kehamilan yang paling umum adalah anemia defisiensi besi World Health Organization pada tahun 2022 memperkirakan bahwa 40% wanita hamil di seluruh dunia menderita anemia. Anemia kehamilan adalah peningkatan kadar cairan plasma selama kehamilan yang menyebabkan pengenceran darah (hemodilusi), yang dapat bermanifestasi sebagai anemia. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan edukasi tentang anemia pada ibu hamil di posyandu Sritanjung dsn Ngronggi ds Grudo Kab Ngawi. Metode: metode yang digunakan adalah edukasi dilakukan dengan dengan media flyer untuk memudahkan peserta ibu hamil memahami informasi yang diberikan. Populasi target pada kegiatan ini adalah ibu – ibu hamil yang tinggal di Dusun Ngronggi, Grudo Ngawi Sejumlah 35 orang. Hasil: Hasil studi pendahuluan di posyandu Sri Tanjung dan didapatkan fakta bahwa para ibu hamil belum memahami secara bahaya nya kurang nya zat besi atau anemia pada saat kehamilan. Hasil identitikasi Kelompok Ibu Hamil di dsn ngronggi ds grudo kab ngawi. dan Posyandu Sritanjung didapatkan hasil bahwa ditemukan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia mayoritas berpengetahuan baik yaitu sebanyak 31 orang (88,57%). Dapat diketahui bahwa responden terbanyak adalah ibu dengan primigravida sejumlah 25 responden (65%), Ibu hamil yang mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 4 responden (11,43%), hal ini disebabkan karena pengalaman ibu hamil tentang kehamilan kurang dikarenakan ibu Hamil dengan primigravida sehingga ibu belum ada pengalaman terkait dengan hal-hal yang dibutuhkan saat hamil. Kesimpulan: Dengan demikian perlu adanya upaya penyuluhan atau sosialisasi kepada kelompok ibu hamil tentang factor –faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil, dan pemeriksaan HB dan pengkonsumsian tablet Fe secara rutin pada ibu hamil