UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PARAS, KEC. PANGKUR, KAB.NGAWI

  • Pariyem Pariyem Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi
  • Dhian Luluh Rohmawati Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi
  • Marwan Marwan Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi
  • Cintika Yorinda Sebtalesy STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Risti Eliya UPTD Puskesmas Pangkur

Abstract

Latar belakang: Stunting dianggap sebagai masalah kesehatan anak yang besar di kalangan masyarakat. Penderita stunting mempunyai ciri yaitu tinggi yang tidak sesuai dengan usia anak dimana kondisi ini merupakan gangguan kronis masalah gizi. Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam merawat bayi dan anaknya sehingga mencegah terjadinya stunting. Metode: Metode yang digunakan adalah deteksi dini kejadian stunting dan dilanjutkan dengan penyuluhan pencegahan terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Hasil dari penyuluhan didapatkan bahwa peserta antusias dalam mengikuti penyuluhan dan peserta memahami tentang pencegahan stunting. Penyuluhan dihadiri 41 warga dan mereka terlihat antusias terbukti dari banyaknya penanya. Dari hasil observasi setelah dilakukan terdapat beberapa ibu yang tampak khawatir dan takut apabila terjadi stunting pada anak dan cucunya. Kesimpulan: Diharapkan para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang program pencegahan stunting pada bayi dan balita, sehingga dapat meningkatkan peran sertanya terhadap kegiatan pencegahan stunting bayi dan balita dengan cara ikut melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan dan perkembangan putra putrinya.

Published
2026-02-04
How to Cite
PARIYEM, Pariyem et al. UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PARAS, KEC. PANGKUR, KAB.NGAWI. Jurnal Abdimas Medika, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 22-28, feb. 2026. Available at: <https://jurnal.akperngawi.ac.id/index.php/abdimas_akperngawi/article/view/256>. Date accessed: 14 feb. 2026.