PEMBERDAYAAN MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM UPAYA PROMOTIF PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DUSUN NGLADOK DESA CANTEL KABUPATEN NGAWI
Abstract
Latar belakang: Lansia menjadi memiliki resiko tinggi dalam peningkatan kekambuhan dikarenakan status penurunan dari menunjukkan proporsi penyakit penyerta relatif lebih tinggi, dan paling umum adalah penyakit kardiovaskular aterosklerosis, hipertensi dan penyakit paru kronis. Tujuan: Adapun tujuan pemberdayaan mahasiswa ini di harapkan sebagai fasilitator dan edukator bagi para lansia mampu menjaga status dan meningkatkan Kesehatan terutama dengan lansia yang memiliki hipertensi dalam fase pandemic ini. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari praktek kerja lapangan, mahasiswa yang melibatkan pihak Akademi Keperawatan Pemkab Ngawi dan Puskesmas Pitu sebagai wahana praktek. Indikator tercapainya kegiatan ini meningkatnya pemahaman yang mana lansia dan keluarga mampu menjelaskan kembali edukasi yang diberikan. Hasil: Hasil pengumpulan data menunjukan sebagian besar lansia memiliki tekanan darah hipertensi tingkat 1 dengan tensi 140-159 / 90-99 mmHg, sebanyak 44% dan pra-hipertensi tingkat 2 sebanyak 27%. Keluhan yang dialami lansia Sebagian besar deficit pengetahuan sebanyak 55% lansia. Kepatuhan lansia dalam memeriksa kesehatan pada fasilitas kunjungan pelayanan kesehatan sebanyak 78% dan ada sekitar 22% lansia yang tidak rutin. Sebagian besar lansia menjelaskan bahwa memiliki kecemasan tertular apabila memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan baik puskesmas dan Rumah Sakit pada fase pandemic covid-19. Kesimpulan: Edukasi yang diberikan pada lansia yaitu penguatan terkait dengan diet hipertensi dan aktivitas olahraga pada lansia yang dapat diterapkan dengan kondisi hipertensi. Keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam mendampingi dan membantu perawatan lansia sehari - hari. Lansia dan keluarga mampu menjelaskan kembali edukasi yang diberikan meliputi prinsip diet dan pola hidup sehat pada lansia yang memiliki hipertensi terutama pada masa pandemic covid-19.