ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI NY. S HIPERBILIRUNEMIA DENGAN MASALAH KEPERAWAN IKTERUS NEONATUS DI RUANG NICU RSUD Dr. SOEROTO NGAWI
Abstract
Latar belakang: Ikterus neonatorum merupakan fenomena biologis yang timbul akibat tingginya produksi dan rendahnya ekskresi bilirubin selama masa transisi pada neonatus. Dampak dari peningkatan kadar bilirubin yang bersifat toksik bagi neuron dapat berisiko mengalami kern ikterus. Kern ikterus menggambarkan pewarnaan kuning pada sel-sel otak dan dapat menyebabkan ensefalopati bilirubin serta sindrom kerusakan otak, sedangkang pada jangka panjang bayi akan mengalamicacat neurologis. Menurut World Heatlh Organization tahun 2021) setiap tahunnya sekitar 65% bayi mengalami ikterus pada usia 2 minggu. Tujuan: Penelitan ini bertujuan mengidentifikasi asuhan keperawatan pada bayi dengan Hperbilirubinemia dengan masalah keperawatan Ikterus Neonatus di ruang NICU RSUD dr. Soeroto Ngawi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan satu responden yaitu By. Ny S. Data diperoleh dengan cara anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi, catatan, dan pendokumentasian serta berkolaborasi dengan tim medis. Hasil: Hasil dari studi kasus ini ditemukan masalah keperawatan icterus neonates berhubungan dengan kesulitan transisi ke kehidupan ekstauterin, Defisit nutrisi berhubungan dengan keengganan menghisap ASI. Kesimpulan: Diharapkan keluarga dapat memantau kekuningan pada bayi dan segera membawa kepelayanan kesehatan bila bayi mengalami kekuningan.

