Pengaruh Senam Ergonomik Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di Dusun Wage Kwadungan Ngawi

  • Devina Dwiky Baskara
  • Nurul Hidayah Akper Pemkab Ngawi
  • Raudhotun Nisak Akper Pemkab Ngawi

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan umum di negara maju dan berkembang. Salah satu pengobatan nonfarmakologi untuk tekanan darah tinggi yaitu senam ergonomik, yang dapat membantu mengembalikan postur tubuh dan meningkatkan aliran darah ke otot, serta memberikan banyak manfaat lainnya. Tujuan: Menganalisis Pengaruh Senam Ergonomik Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Dusun Wage Desa Purwosari Kecamatan Kwadungan Ngawi. Metode: Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Quasi-eksperimen One Group Pre-test dan Post-test. Jumlah total sampel yang digunakan untuk pengambilan sampel, responden sebanyak 40 orang. Hasil: Hasil analisis uji wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 untuk tekanan darah sistolik dan diastolik. Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Untuk menurunkan tekanan darah, penderita hipertensi dianjurkan untuk melakukan senam ergonomik secara rutin minimal 3 kali seminggu.

Published
2024-01-31
How to Cite
BASKARA, Devina Dwiky; HIDAYAH, Nurul; NISAK, Raudhotun. Pengaruh Senam Ergonomik Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di Dusun Wage Kwadungan Ngawi. e-Journal Cakra Medika, [S.l.], v. 11, n. 1, p. 52-59, jan. 2024. ISSN 2581-3005. Available at: <http://jurnal.akperngawi.ac.id/index.php/cakra/article/view/176>. Date accessed: 16 june 2024. doi: https://doi.org/10.55313/ojs.v11i1.176.