Hubungan Olahraga Jalan Kaki Dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 01 Kelurahan Margomulyo Kec. Ngawi Kab. Ngawi
Abstract
Latar belakang : Penyakit Hipertensi dapat menyerang lansia, terutama lansia yang tidak melakukan olah raga jalan kaki seseorang yang terkena hipertensi bisa tetap hidup sehat bila mengendalikan kadar gula dan kadar lemak darah dengan olah raga jalan kaki.
Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan olah raga jalan kaki dengan kejadian hipertensi pada lansia di Rw 01 Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.
Metode : Desain penelitian ini adalah korelasi, dimana populasi penelitian adalah seluruh lansia yang olah raga jalan kaki dan yang tidak olah raga jalan kaki sejumlah 38 responden. Sampel pada penelitian ini adalah 34 responden. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran tekanan darah, setelah ditabulasikan, data dianalisa dengan menggunakan uji chi square SPSS Windows 13.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan lansia yang olah raga jalan kaki hampir seluruhnya (76,47%) tidak mengalami hipertensi, sedangkan lansia yang tidak olah raga jalan kaki hampir seluruhnya (82,35%) mengalami hipertensi, dari hasil uji chi square didapatkan hasil x ² = 11,806 dengan x ² tabel = 3,481, Asymp.Sig = 0,001, taraf nyata (a = 0,05) dan koefisien kontingensi 0,508, berarti ada hubungan antara olah raga jalan kaki dengan kejadian hipertensi pada lansia dengan tingkat hubungan sedang.
Kesimpulan : Maka perlu adanya peningkatan penyuluhan oleh petugas kesehatan dan motivasi pada lansia untuk selalu aktif melakukan olah raga jalan kaki.