Hubungan Tingkat Stres, Pola Makan dan Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kekambuhan Hipertensi di Desa Sidolaju
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang dapatĀ menyerang siapa saja yang ditandai dengan adanya peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Faktor yang dapat menyebabkan hipertensi yaitu ada tingkat stress, pola makan, dan dukungan keluarga. TujuanĀ dari penelitian ini yaitu untuk mengalisis hubungan tingkat stress, pola makan, dan dukungan keluarga terhadap kekambuhan hipertensi. Desain yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sebesar 81 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dengan uji statistik untuk menganalisa data adalah Uji Chi Square dan regresi logistik. Hasil dari penelitian menunjukkan responden sebagian besar mengalami stress berat (45,7%), pola makan yang cukup (79%) dan responden mendapatkan dukungan keluarga yang baik (49,4%) sedangkan untuk variabel tingkat kekambuhan hipertensi sebagian besar responden sering mengalami kekambuhan (58%). Kesimpulan berdasarkan hasil analisa adalah: 1.) Ada hubungan antara tingkat stress dengan tingkat kekambuhan hipertensi, 2.) Ada hubungan antara pola makan dengan tingkat kekambuhan hipertensi, dan 3.) Ada hubungan dukungan keluarga terhadap kekambuhan hipertensi. penelitian selanjutnya dapat diteliti juga terkait faktor yang belum dapat diteliti oleh peneliti seperti riwayat merokok, obesitas dan lainnya.